WARTABUMIGORA.ID | LOMBOK BARAT – Suasana panggung Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXI tingkat Kabupaten Lombok Barat terasa semakin semarak ketika nama M. Kenzi Aqilla disebut sebagai salah satu peserta yang paling memukau. Remaja berbakat asal Kecamatan Gerung ini sukses mencuri perhatian dewan juri dan penonton lewat lantunan ayat suci Al-Qur’an yang penuh penghayatan.
Dengan suara merdu, artikulasi yang jelas, dan pembacaan yang penuh penghayatan, Kenzi menampilkan performa yang menunjukkan kematangan serta kedalaman spiritual di usianya yang masih muda. Tak heran, banyak penonton yang memberikan tepuk tangan meriah usai penampilannya.
“Saya sangat senang dan bahagia bisa mengikuti lomba MTQ ini. Saya juga berterima kasih kepada keluarga dan masyarakat yang selalu mendukung saya,” ujar Kenzi dengan wajah sumringah seusai tampil.
Dukungan dari Keluarga dan Masyarakat
Kenzi mengaku bahwa keberhasilannya tampil maksimal tidak lepas dari dukungan orang tua, guru pembimbing, dan masyarakat Kecamatan Gerung yang terus memberikan semangat sejak awal persiapan hingga pelaksanaan MTQ. Bagi Kenzi, ajang MTQ bukan sekadar lomba, melainkan wadah untuk menanamkan cinta terhadap Al-Qur’an serta memperkuat keimanan.
Mengunjungi Pura Lingsar: Harmoni dalam Keberagaman
Selain mengikuti perlombaan, Kenzi juga berkesempatan melakukan kunjungan wisata religi ke Pura Lingsar, salah satu situs budaya dan spiritual yang terkenal di Lombok Barat. Ia mengaku terkesan dengan keindahan serta makna toleransi yang tercermin dari tempat tersebut.
“Saya merasa sangat beruntung bisa berkunjung ke Pura Lingsar. Tempatnya indah dan penuh makna, menunjukkan bagaimana masyarakat di Lombok hidup dalam kerukunan,” ungkapnya.
Harapan dan Motivasi untuk Generasi Muda
Pengalaman di ajang MTQ ini menjadi momentum penting bagi Kenzi untuk terus mengasah kemampuan dan menebarkan semangat cinta Al-Qur’an di kalangan generasi muda. Ia berharap, keberhasilannya dapat menginspirasi teman-teman sebaya untuk lebih dekat dengan nilai-nilai keislaman dan kebudayaan lokal.
“Saya ingin terus belajar dan meningkatkan kemampuan saya. Semoga saya bisa menjadi contoh yang baik dan membawa nama Gerung serta Lombok Barat lebih dikenal,” tambahnya penuh harap.

0 Komentar