WARTABUMIGORA.ID | LOMBOK TENGAH — Aktivitas judi sabung ayam yang sempat berlangsung di Dusun Batu Bolong, Desa Ungga, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, akhirnya ditutup. Penutupan tersebut dilakukan atas kesadaran dan inisiatif masyarakat setempat yang menilai praktik tersebut membawa dampak negatif bagi kehidupan sosial warga.
Rizki, salah seorang warga setempat, menyampaikan bahwa penutupan dilakukan setelah adanya kesepakatan bersama antara tokoh masyarakat, para pemuda, dan aparat desa. Aktivitas sabung ayam dinilai bertentangan dengan nilai agama dan hukum, serta berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
“Selain melanggar aturan, kegiatan ini juga kerap meresahkan warga karena menghadirkan kerumunan dan praktik perjudian ilegal,” ujar Rizki saat dikonfirmasi media, Selasa (13/1/2026).
Ia menjelaskan, keputusan penutupan diambil melalui musyawarah bersama sebagai upaya menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan lingkungan. Masyarakat berharap Dusun Batu Bolong dapat menjadi wilayah yang aman, kondusif, dan terbebas dari aktivitas yang merugikan.
“Kami ingin desa ini tetap aman dan kondusif, serta terbebas dari kegiatan yang berdampak buruk bagi masyarakat,” tambahnya.
Penutupan lokasi sabung ayam tersebut berlangsung secara damai tanpa adanya gesekan. Warga menilai langkah ini sebagai awal perubahan positif sekaligus wujud komitmen bersama untuk menjauhi segala bentuk perjudian.
Sementara itu, Kapolsek Praya Barat Daya, Ipda Aswina Anggara, mengapresiasi kesadaran masyarakat dan mengajak seluruh elemen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia juga meminta warga agar segera melaporkan jika di kemudian hari ditemukan kembali aktivitas serupa.
“Dengan kesadaran bersama, diharapkan lingkungan sosial yang sehat dan harmonis dapat terus terwujud,” kata Kapolsek.
Ipda Aswina Anggara juga menyampaikan rasa syukur atas ditutupnya aktivitas tersebut dan berharap masyarakat semakin memahami bahaya serta dampak negatif perjudian.
“Alhamdulillah sudah ditutup. Semoga masyarakat semakin sadar akan bahaya dan dampak judi, sehingga mampu menjadi polisi bagi dirinya sendiri,” pungkasnya melalui pesan WhatsApp. Selasa (13/1/2026).

0 Komentar