WARTABUMIGORA.ID | LOMBOK TIMUR - Sejumlah pengecer pupuk bersubsidi di Lombok Timur resah akibat ulah oknum tak dikenal yang diduga melakukan pemerasan dengan mencatut nama Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur.
Oknum tersebut menghubungi para pengecer melalui aplikasi WhatsApp dengan dalih pengaturan alokasi pupuk, sekaligus meminta sejumlah uang ke rekening pribadi.
Salah satu pengecer pupuk bersubsidi di wilayah selatan Lombok Timur mengungkapkan bahwa dirinya menerima pesan langsung dari pelaku yang mengaku bertindak atas perintah Kepala Dinas Pertanian.
Dalam pesan tersebut, pelaku menyampaikan ancaman terselubung terkait distribusi pupuk jika permintaan tidak dipenuhi.
“Dia mengaku ini perintah Kadis Pertanian. Tapi kami curiga karena tidak ada surat resmi dan tidak pernah ada rapat koordinasi. Kami justru dimintai uang dan diberikan nomor rekening pribadi,” ungkapnya kepada media ini, Jumat (15/1/2026).
Menurut pengecer tersebut, modus yang digunakan oknum itu dinilai tidak sesuai dengan mekanisme resmi penyaluran pupuk bersubsidi.
Ia pun berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti kasus tersebut agar tidak merugikan para pengecer maupun mencoreng nama instansi terkait.

0 Komentar