WARTABUMIGORA.ID | LOMBOK TIMUR – Angin puting beliung menerjang Dusun Kuangwae, Desa Mneceh, Kecamatan Sakra Timur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pada Ahad (11/1/2026) sekitar pukul 13.30 Wita. Peristiwa cuaca ekstrem tersebut berlangsung sekitar 10 menit dan disertai hujan lebat.
Angin kencang yang datang dari arah timur, tepatnya dari jalur jalan raya, bergerak cepat menuju permukiman warga. Akibatnya, sebanyak 13 rumah warga dan satu bangunan open tembakau dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.
Salah seorang warga setempat, Nurji, Kepala PAUD Bina Ceria sekaligus tokoh pemuda dan Ketua HIMPAUDI Kecamatan Sakra Timur, menuturkan, kejadian tersebut terjadi saat dirinya baru pulang dari Desa Lepak menghadiri undangan pernikahan anak seorang teman.
“Sesampainya di rumah, saya melihat angin puting beliung datang bersamaan dengan hujan. Pohon-pohon terombang-ambing sangat kencang, atap rumah beterbangan, termasuk open tembakau milik tetangga,” ungkap Nurji.
Ia mengatakan angin bertiup sangat kuat hingga membuat sejumlah atap rumah warga terlepas dan berhamburan. Ranting-ranting pohon pun berjatuhan, membuat warga sempat panik dan ketakutan.
“Takut kalau tertimpa atau terkena ranting, tapi tetap waspada sambil melihat situasi,” tambahnya.
Meski menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan rumah warga dan satu open tembakau, peristiwa angin puting beliung tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar.
Nurji menambahkan, rumah guru PAUD Bina Ceria serta rumah milik Gedet Bar-Bar juga mengalami kerusakan akibat terjangan angin dan hujan deras tersebut. Total kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Adapun rumah warga yang dilaporkan mengalami kerusakan akibat angin puting beliung tersebut antara lain milik:
Muhtar Ali
Kamariah
Nurul Hikmatul Hidayah
I. Ruzik
I. Hur
I. Iok
Gedet Bar-Bar
I. Fina
I. Gaas
Apuk Muli
Saik Ganet
I. Danis
Gito
Sementara satu bangunan open tembakau yang rusak diketahui milik AQ. Rizal.

0 Komentar