SPACE IKLAN

header ads

Pilkades Serentak Lombok Tengah Dimulai, Ketua BPD Sintung Ajak Jaga Kondusivitas

Foto. Istimewa.

Laporan : Zaenudin.
Senin, 29 Juni 2026.

WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK TENGAH-Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah resmi memulai pembentukan panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada Senin (29/6/2026). Pembentukan panitia dilaksanakan secara serentak di sekitar 82 desa yang akan menggelar Pilkades untuk masa jabatan 2027–2035.

Tahapan ini menjadi langkah awal dalam penyelenggaraan Pilkades Serentak yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Panitia yang telah dibentuk akan bertugas melaksanakan seluruh proses pemilihan, mulai dari penjaringan bakal calon kepala desa, penyusunan daftar pemilih, pelaksanaan pemungutan suara, hingga penetapan kepala desa terpilih.

Ketua BPD Desa Sintung, Muhammad Nasir, S.Pd., M.Pd., mengatakan pembentukan panitia merupakan amanat regulasi sekaligus fondasi penting dalam mewujudkan Pilkades yang demokratis, transparan, dan berintegritas.

"Pembentukan panitia ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam menyukseskan Pilkades Serentak. Kami berharap panitia dapat bekerja secara profesional, netral, dan menjunjung tinggi aturan yang berlaku sehingga seluruh tahapan berjalan dengan baik," ujar Muhammad Nasir, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, Pilkades bukan sekadar memilih kepala desa, tetapi menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan desa selama delapan tahun ke depan. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pemilihan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif. Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun persatuan dan kebersamaan harus tetap menjadi prioritas," katanya.

Muhammad Nasir juga mengingatkan seluruh bakal calon kepala desa beserta para pendukungnya agar mengedepankan etika politik dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat.

Ia menegaskan slogan "Kalah Terhormat, Menang Bermartabat" harus menjadi pedoman bersama selama proses Pilkades berlangsung.

"Siapa pun yang nantinya terpilih merupakan pilihan masyarakat yang harus dihormati. Begitu juga bagi yang belum berhasil, tetap berkontribusi membangun desa. Mari kita jadikan Pilkades sebagai pesta demokrasi yang melahirkan pemimpin berkualitas dan membawa kemajuan bagi desa," tutupnya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berharap seluruh tahapan Pilkades Serentak 2026 di 82 desa dapat berjalan aman, tertib, jujur, adil, dan transparan, sehingga menghasilkan kepala desa yang amanah serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar