WARTABUMIGORA.ID|MATARAM - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Mataram kembali menorehkan prestasi di kancah nasional. Dua orang perwakilan siswa dari sekolah tersebut sukses membawa pulang medali perak dalam ajang Orientasi Education Center (Orion) ke-4 Tingkat Nasional tahun 2026 yang digelar di Universitas Merdeka (Unmer) Malang, Jawa Timur, pada 19–20 Juni 2026.
Kedua siswa berprestasi tersebut adalah Muhammad Rizky Athari yang meraih medali perak di bidang Matematika, dan Arkhan Raqilla Mukhtar yang mengamankan medali perak di bidang Bahasa Inggris.
Kepala MTsN 1 Mataram, H. Moh. Sahaluddin, menyatakan bahwa Olimpiade Orion merupakan ajang rutin yang selalu diikuti oleh pihak madrasah. Ia mengaku bersyukur karena tahun ini kedua delegasi yang dikirimkan berhasil naik ke podium juara.
"Olimpiade ini ajang rutin yang diikuti oleh MTsN 1 Mataram. Kebetulan untuk tahun ini diwakilkan oleh kedua ananda, dan alhamdulillah masing-masing mendapatkan medali perak," ujar Sahaluddin saat ditemui di ruang kerjanya, Senin, 14/7.
Sahaluddin menegaskan bahwa pihak sekolah selalu memasang target tinggi bagi para siswa yang dikirim ke kompetisi berskala nasional. Ia berharap setiap delegasi mampu menembus babak final dan membawa pulang piala, terlepas dari bidang studi yang dilombakan.
"Harapan kita, kalau lomba-lomba yang skalanya nasional itu, mereka masuk dunia finalis. Kenapa kita berharap begitu? Karena memang godokan kita di sini meyakinkan untuk mereka harus juara," tuturnya.
Ia menambahkan, pembinaan intensif ini berlaku untuk seluruh mata pelajaran, mulai dari bidang sains hingga kebahasaan seperti Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.
Cetak Sejarah Baru dan Lampaui Jumlah Kelulusan
Prestasi di Olimpiade Orion ini sekaligus menambah panjang daftar pencapaian MTsN 1 Mataram sepanjang tahun. Sahaluddin mengungkapkan, total prestasi yang diraih siswanya tahun ini sukses memecahkan rekor baru dalam sejarah madrasah.
"Kemarin waktu perpisahan, saya sampaikan di depan Pak Wakil Wali Kota bahwa tahun ini kita mencatat 397 prestasi. Artinya, jumlah prestasi tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah siswa yang kita tamatkan tahun ini, yaitu 378 siswa," kata Sahaluddin bangga.
Pencapaian ini, menurutnya, jauh melampaui rekor tahun-tahun sebelumnya. Laporan keberhasilan ini juga telah disampaikan langsung kepada Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama dan Wakil Wali Kota Mataram.
Meski demikian, Sahaluddin tidak menampik adanya tantangan finansial yang dihadapi pihak sekolah dalam memfasilitasi keberangkatan siswa. Mengirim delegasi ke luar daerah memerlukan biaya yang tidak sedikit, mulai dari transportasi hingga akomodasi.
Namun, keterbatasan anggaran tidak menyurutkan semangat madrasah untuk terus mendorong potensi anak didik mereka. Untuk tahun ajaran baru ini, MTsN 1 Mataram bahkan telah menetapkan target yang jauh lebih tinggi.
"Di tengah keterbatasan kita, karena mereka kalau lomba kan harus difasilitasi transportasi dan akomodasinya, kita tetap terus menggenjot prestasi anak-anak ini supaya bisa bersaing di tingkat nasional. Target hitung-hitungan saya untuk tahun pelajaran sekarang ini lebih meningkat dari mencapai 397 prestasi," pungkasnya.

0 Komentar