SPACE IKLAN

header ads

Warga Batujai Keluhkan Tak Ada Sosialisasi Seaplane

Foto. Istimewa.

Laporan : Zaenudin
Minggu, 5 Juli 2026

WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK TENGAH – Sejumlah warga Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, menyatakan penolakan terhadap rencana pembangunan fasilitas seaplane (pesawat amfibi) di wilayah mereka, Minggu (5/7/2026). Warga menilai proyek tersebut berpotensi mengganggu aktivitas nelayan dan dinilai belum pernah disosialisasikan kepada masyarakat.

Salah seorang warga, Beni, mengatakan pembangunan seaplane di kawasan pesisir Batujai dikhawatirkan akan berdampak langsung terhadap mata pencaharian nelayan yang selama ini bergantung pada hasil laut.

“Pembangunan seaplane di wilayah Batujai akan sangat berdampak pada nelayan. Kami khawatir aktivitas mencari ikan terganggu dan mata pencaharian masyarakat akan terancam,” ujar Beni.

Ia juga mengaku hingga saat ini belum pernah ada sosialisasi atau penyampaian informasi secara terbuka dari pemerintah maupun pihak terkait mengenai rencana pembangunan tersebut.

Menurutnya, kondisi itu membuat masyarakat merasa tidak dilibatkan dalam proses perencanaan proyek yang akan dibangun di wilayah mereka.

Warga berharap pemerintah membuka ruang dialog dengan masyarakat sebelum melanjutkan proyek tersebut. Mereka meminta aspirasi masyarakat, khususnya para nelayan, menjadi pertimbangan utama dalam setiap pengambilan keputusan.

Selain itu, warga juga mendesak agar dilakukan kajian yang komprehensif mengenai dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari pembangunan seaplane sehingga proyek yang dijalankan tidak merugikan masyarakat setempat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pemerintah maupun instansi terkait mengenai penolakan warga terhadap rencana pembangunan fasilitas seaplane di Desa Batujai.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar