WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK TENGAH-Ratusan siswa SMAN 1 Jonggat (Semanja), Kabupaten Lombok Tengah, menggelar aksi protes di lingkungan sekolah pada Senin (10/8/2026). Aksi tersebut dilakukan setelah pelaksanaan apel bendera sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait sejumlah fasilitas sekolah yang dinilai belum memadai.
Dalam aksi itu, para siswa menyuarakan berbagai keluhan mengenai kondisi fasilitas yang hingga kini belum diperbaiki maupun diselesaikan. Mereka menyoroti pembangunan kamar mandi dan mushala yang disebut belum rampung, meski persoalan tersebut telah lama menjadi perhatian siswa.
Selain itu, siswa juga mengeluhkan kondisi beberapa ruang kelas yang tidak memiliki lampu serta kipas angin yang tidak berfungsi. Menurut mereka, kondisi tersebut mengganggu kenyamanan dan proses belajar mengajar di sekolah.
"Kami mempertanyakan fasilitas yang ada di sekolah. Kamar mandi dan mushala sampai sekarang belum selesai. Di beberapa kelas juga tidak ada lampu, sementara kipas angin hanya terpasang tetapi tidak bisa digunakan," ujar salah seorang siswa.
Keluhan lainnya berkaitan dengan fasilitas WiFi sekolah. Para siswa mengaku jaringan internet tersedia, namun tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal karena akses penggunaannya tidak diberikan kepada siswa.
"WiFi katanya ada, tetapi tidak bisa kami gunakan. User dan password-nya juga tidak diberikan kepada siswa," tambahnya.
Dalam aksi tersebut, para siswa juga membentangkan spanduk bertuliskan "Sekolah Elit, Fasilitas Sulit" sebagai simbol kekecewaan terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah.
Para siswa berharap pihak sekolah segera menindaklanjuti berbagai keluhan tersebut dan memastikan seluruh fasilitas yang tersedia dapat berfungsi dengan baik demi mendukung kenyamanan serta efektivitas proses pembelajaran.
Hingga berita ini ditulis, pihak SMAN 1 Jonggat belum memberikan keterangan resmi terkait aksi protes maupun tuntutan yang disampaikan para siswa.

0 Komentar