SPACE IKLAN

header ads

Setelah Telan Korban di Pantai Semeti, Pemda Loteng Segera Pasang Rambu Bahaya

Foto. Istimewa.

Laporan: ll
Kamis, 6 Agustus 2026.

WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK TENGAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah akan memperbarui rambu-rambu bahaya di sejumlah destinasi wisata sebagai langkah antisipasi terhadap kecelakaan laut yang menimpa wisatawan maupun masyarakat.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah, Lali Muhammad Hatta, mengatakan rambu peringatan sebenarnya telah dipasang di berbagai lokasi wisata. Namun, sebagian di antaranya mengalami kerusakan atau hilang sehingga perlu direvitalisasi.

"Rambu-rambu bahaya di tempat wisata itu telah dipasangkan semua, hanya saja ada yang rusak maupun hilang," ujarnya, dikutip dari Antara.

Pemkab saat ini tengah mengusulkan anggaran untuk memperbarui rambu-rambu bahaya di seluruh kawasan wisata di Lombok Tengah, baik di pantai, air terjun, maupun destinasi wisata buatan.

"Kami segera melakukan update rambu bahaya di tempat wisata tersebut," katanya.

Hatta mengakui kawasan Pantai Semeti, khususnya area batu karang, merupakan lokasi yang cukup ekstrem dan berbahaya. Peristiwa kecelakaan yang menimpa wisatawan di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi.

Karena itu, pihaknya mengimbau wisatawan agar tidak memaksakan diri mendatangi area berbahaya hanya untuk berswafoto atau membuat konten video.

"Tempat itu memang cukup ekstrem," tegasnya.

Pembaruan rambu bahaya di seluruh destinasi wisata diharapkan dapat menjadi langkah pencegahan agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi.

Sebelumnya, Tim SAR gabungan Mataram mengevakuasi empat wisatawan yang jatuh saat berswafoto di kawasan Pantai Semeti, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah.

Koordinator Unit Siaga SAR Mandalika, Gde Eka Suarjana, mengatakan dari empat korban tersebut, satu orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar