SPACE IKLAN

header ads

El Nino Menguat, Musim Hujan NTB Diprediksi Molor

Foto. Ilustrasi.

Laporan: ll
Rabu, 9 September 2026.

WARTABUMIGORA.ID`LOMBOK BARAT — Warga Nusa Tenggara Barat (NTB) masih harus bersiap menghadapi kemarau berkepanjangan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan tahun ini datang lebih lambat, yakni baru mulai pada Desember 2026.

BMKG menyebut kondisi tersebut berkaitan dengan musim kemarau yang masih berlangsung dan rendahnya potensi hujan dalam beberapa dasarian ke depan.

Prakirawan Stasiun Klimatologi NTB, Suci Agustiarini, mengatakan kondisi kekeringan di sejumlah wilayah NTB saat ini semakin meluas. Peringatan dini kekeringan meteorologis juga masih berlaku dan berpotensi meluas dalam waktu mendatang.

“Kekeringan semakin meluas. Peringatan dini berlaku untuk satu dasarian ke depan dan masih ada potensi perluasan, karena potensi hujan beberapa dasarian mendatang sangat rendah,” kata Suci saat ditemui di Stasiun Klimatologi NTB, Lombok Barat, Selasa (8/9/2026).

Berdasarkan pemantauan BMKG hingga Dasarian III Agustus 2026, sejumlah wilayah NTB telah masuk dalam kategori peringatan dini kekeringan meteorologis. Salah satu wilayah yang kini berada pada level Awas adalah Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara.

Menurut Suci, kondisi kemarau yang lebih panjang tersebut dipengaruhi oleh fenomena El Nino yang masih kuat. Indeks El Nino saat ini tercatat mencapai 2,74 dan berada dalam kategori sangat kuat.

“El Nino kini berada pada kategori sangat kuat dengan indeks mencapai 2,74,” ujarnya.

BMKG memprediksi kondisi El Nino tersebut masih akan bertahan hingga akhir 2026. Fenomena itu kemudian diperkirakan mulai melemah pada awal 2027, meski masih berada dalam fase El Nino dengan kategori kuat hingga moderat.

Dengan kondisi tersebut, masyarakat NTB diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kemarau berkepanjangan, terutama ketersediaan air bersih dan kebutuhan air untuk sektor pertanian.

Pemerintah daerah bersama masyarakat juga perlu mengantisipasi potensi kekeringan yang lebih luas sembari mempersiapkan langkah menghadapi musim hujan yang diperkirakan baru datang pada Desember 2026.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar