SPACE IKLAN

header ads

Seleksi Sekda Lobar Memanas, Tiga Asesor Siap Uji Para Kandidat

Foto. Istimewa.

Laporan: Zul
Selasa, 15 September 2026.

WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK BARAT — Proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat mulai memasuki tahapan penting. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang memastikan menyiapkan tiga asesor untuk menguji para peserta seleksi pada 23–24 September 2026.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Pj. Sekretaris Daerah Lombok Barat H. Saeful Ahkam bersama Kepala BKPSDM Lombok Barat Baiq Mustika Dwi Adni menyambangi BKPSDM Kota Tangerang, Senin (14/9/2026).

Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kesiapan lembaga asesor sekaligus membahas teknis pelaksanaan asesmen dalam rangka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekda Lombok Barat.

Kedatangan rombongan Pemkab Lombok Barat tersebut diterima langsung Kepala BKPSDM Kota Tangerang Jatmiko di kantornya, kawasan Karawaci, Tangerang. Pertemuan juga dimanfaatkan untuk membahas pengembangan kompetensi aparatur dan penerapan manajemen talenta ASN.

“Sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh pihak Lombok Barat, kami akan datang pada tanggal 23 dan 24 September ini,” katanya.

BKPSDM Kota Tangerang dipilih karena memiliki sertifikasi nasional serta pengalaman dalam pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebelumnya, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha juga meminta agar BKPSDM Kota Tangerang tetap dilibatkan dalam proses asesmen.

Ahkam menegaskan, seluruh tahapan seleksi akan terus dikoordinasikan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), baik melalui Kantor Regional maupun BKN pusat.

Langkah tersebut dilakukan agar seluruh proses seleksi berjalan sesuai ketentuan dan standar yang berlaku.

Di sisi lain, Ahkam berharap masih ada ASN yang ikut mendaftarkan diri hingga batas akhir pendaftaran pada 17 September 2026. Hingga Senin (14/9), tercatat tujuh orang telah mendaftarkan diri sebagai calon Sekda Lombok Barat.

“Masih ada waktu sampai 17 September nanti. Saya tetap berharap dapat diikuti oleh para pendaftar lainnya selain tujuh orang yang sudah terlebih dahulu mendaftar,” tegasnya.

Selain memastikan proses asesmen, kunjungan ke Tangerang juga dimanfaatkan Pemkab Lombok Barat untuk mempelajari penerapan Tangerang Government University (Gorvu) sebagai model pengembangan kompetensi ASN.

Kepala BKPSDM Lombok Barat Baiq Mustika Dwi Adni menjelaskan, Gorvu merupakan sistem pengembangan kompetensi ASN yang mengintegrasikan pembelajaran, pekerjaan, manajemen pengetahuan, pengembangan kompetensi, teknologi pembelajaran, manajemen talenta, hingga kebutuhan strategis organisasi pemerintah.

“Gorvu di Tangerang sudah berjalan lebih dari tiga tahun. Seluruh organisasi pemerintah dijadikan tempat belajar. ASN dapat belajar melalui pelatihan formal, coaching, mentoring, praktik pekerjaan, berbagi pengalaman antar-OPD, hingga pembelajaran digital,” jelasnya.

Menurutnya, pengalaman tersebut relevan untuk dikembangkan di Lombok Barat, khususnya untuk memastikan peningkatan kompetensi ASN berjalan seiring dengan target pembangunan daerah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Kita tidak hanya belajar organisasinya, tetapi juga praktik peningkatan kompetensi ASN yang dapat menunjang pencapaian target-target dalam RPJMD,” katanya.

Baiq Mustika menambahkan, Pemkab Lombok Barat terbuka menjalin kerja sama dengan BKPSDM Kota Tangerang dalam pengembangan kompetensi ASN. Kerja sama dapat dilakukan melalui pembelajaran daring maupun program bersertifikat sesuai kebutuhan daerah.

“Kita dimungkinkan menjalin kerja sama. Kami akan laporkan kepada Ibu Wabup. Proses pembelajaran bisa dilakukan secara daring dan bersertifikat, serta kita dapat memilih kompetensi apa yang dibutuhkan dalam rangka pencapaian target RPJMD,” pungkasnya.



Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar