Redaksi. wartabumigora.com
Kapolda NTB, Irjen Pol. Drs. Tomsi Tohir. Saat gelar rapat bersama Bawaslu dan KPUD NTB di Ballroom Hotel Aston Mataram.
WARTABUMIGORA. MATARAM - Kegiatan rapat koordinasi DILKUMJAKPOL, bersama Bawaslu dan KPUD NTB dilaksanakan di Ballroom Hotel Aston Mataram pada hari Kamis tanggal 5 Maret 2020 guna mewujudkan hukum yang profesional dan berkeadilan dalam rangka Pilkada serentak tahun 2020.
Kegiatan Rakor Dilkumjakpol tersebut dihadiri Kapolda NTB beserta PJU Polda NTB, Ketua PT dan staf, Kajari dan staf, Kepala Kakanwil Kemenkumham NTB, Ketua KPU Provinsi NTB dan Kabuapten dan Kota, Ketua Bawaslu Provinsi NTB dan Kababuaten dan Kota, para Kapolres, kasat Reskrim dan Kanit Pidum, penyidik Ditreskrimum dan Ditreskrimsus Polda NTB.
Dalam kesempatan tersebut Kapolda NTB Irjen Pol. Drs. Tomsi Tohir, M.Si menyampaikan bahwa tahun 2020 akan dilaksanakan Pilkada pada 9 pemilihan Gubernur, 224 pemilihan Bupati dan 37 pemilihan Walikota sedangkan untuk wilayah NTB akan dilaksanakan Pilkada serentak terdiri dari 6 Pilkada Bupati dan 1 kota diantaranya Pemilihan Bupati Kota, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, dan Bima sedangkan untuk Pilkada Kota di Kota Mataram dan akan dimulai pelaksanaannya tanggal 23 September 2020 dengan pentahapannya sudah dimulai pada bulan Oktober 2019 lalu.
" Banyak permasalahan dalam pelaksanaan Pilkada serentak seperti konflik internal Parpol, konflik horizontal kelompok pendukung, masifnya ujaran kebencian melalui medsos, meningkatnya berita hoax dan munculnya gejolak protes atas hasil pelaksanaan Pilkada serentak yang membutuhkan pengamanan dan penanganan secara bersama sama," ucap Kombes Pol Artanto selaku Kabid Humas Polda NTB.
Kombes Pol Artanto, mengingat pada tahun 2018 ada 11 kasus tindak pidana yg ditangani sentra Gakkumdu dengan rincian Polda (1) kasus, kota Bima 4 kasus, Lombok Tengah (2) kasus, Lombok Timur (2) kasus, Dompu (1) kasus dan Sumbawa (1) kasus dan semuanya sudah disidangkan dan divonis penjara kurungan dan pembayaran sanksi denda.
" Kami mengimbau kepada lapisan masyarakat NTB agar patuh hukum dan aturan dalam penyelenggaraan Pemilukada dengan menghindari menyebar ujaran kebencian, berita hoax dimediasi sosial agar terhindar dari permasalahan hukum," kata Artanto.
Kabid Humas Polda menghimbau agar bersama sama dengan Polri menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif pada pelaksanaan Pilkada 2020.(rd).

0 Komentar