SPACE IKLAN

header ads

Pimpin Apel Gabungan, Bupati Bima “Sentil” ASN: Kantor Pemerintah Jangan Jorok, Kebersihan Harga Mati!

Foto. Istimewa.

Laporan: Ipul
Kamis, 12 Februari 2026

WARTABUMIGORA.ID | BIMA – Pemerintah Kabupaten Bima menggelar Apel Gabungan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bima, Kamis (12/02/2026). Apel ini dipimpin langsung oleh Bupati Bima Ady Mahyudi selaku pembina apel, dan dihadiri Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy, pejabat struktural, pejabat fungsional, serta seluruh staf perangkat daerah.

Dalam amanatnya, Bupati Bima kembali menegaskan satu hal yang dianggapnya tidak bisa ditawar: kebersihan lingkungan adalah kewajiban, bukan sekadar slogan.

Bupati menilai, menjaga kebersihan bukan hanya urusan petugas kebersihan, melainkan cerminan langsung dari kedisiplinan dan mentalitas aparatur pemerintahan.

“Kebersihan lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab bersama untuk membangun daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegas Bupati di hadapan peserta apel.

Bupati juga mengungkapkan bahwa pada 2 Februari 2026, dirinya bersama Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda telah mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor.

Dalam Rakornas tersebut, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara khusus memberikan perhatian serius terhadap persoalan kebersihan.

“Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama,” ujar Bupati.

Menindaklanjuti arahan Presiden, Pemkab Bima mengklaim tidak tinggal diam. Sejak kepemimpinan Ady–Irfan, berbagai kegiatan gotong royong dan kerja bakti rutin digelar di sejumlah fasilitas publik dan ruas jalan di wilayah Kabupaten Bima.

Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi besar Bima Bermartabat, sekaligus bentuk komitmen pemerintah daerah menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Namun Bupati menegaskan, kerja bakti tidak boleh berhenti di acara seremonial semata. Ia meminta agar kebersihan menjadi budaya kerja yang melekat dalam setiap aktivitas pemerintahan.

Pernyataan Bupati bahkan terdengar tegas saat ia “menyentil” seluruh kepala perangkat daerah dan unit kerja agar tidak abai terhadap kondisi kantor masing-masing.

“Saya meminta kepada seluruh kepala perangkat daerah dan unit kerja agar memastikan kebersihan lingkungan kantor masing-masing. Lingkungan kerja yang bersih dan tertata akan menciptakan kenyamanan bagi pegawai dan memberikan kesan yang baik bagi masyarakat maupun tamu yang datang,” tegasnya.

Bupati menilai, kantor pemerintahan adalah wajah daerah. Jika kantor kotor, semrawut, dan tidak terawat, maka yang tercoreng bukan hanya instansi, tetapi juga citra Kabupaten Bima di mata masyarakat.

Melalui apel gabungan ini, Bupati berharap gerakan kebersihan tidak sekadar formalitas, tetapi menjadi komitmen nyata dan konsisten demi terwujudnya Kabupaten Bima yang bersih, sehat, dan bermartabat.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar