WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK UTARA -Sejumlah kepala sekolah tingkat SD dan SMP serta guru bahasa Inggris lingkup Pemda Kabupaten Lombok Utara mengikuti acara Bimtek terkait Media Pembelajaran Bahasa Inggris ( Engslish Learning Room ) yang di pasilitasi oleh Dinas Dikbudpora Kabupaten Lombok Utara, pada Kamis ( 16/04/2026 ) bertempat di Aula Kantor Dikbudpora KLU.
Kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari arahan Bupati Lombok Utara terkait KLU sebagai daerah pariwisata strategis Nasional dengan keberadaan Tiga Gili di dalamnya untuk itu perlu dipersiapkan sejak dini Sumber Daya Manusia yang handal dan cekatan dalam berbahasa Inggris.
Kadis Dikbudpora KLU H. Muhammad Najib membenarkan bahwa, kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari arahan Bupati Lombok Utara beberapa waktu lalu, Alhamdulillah kita maknai kegiatan hari ini sebagai apa yang di harapkan pak Bupati dalam arahannya untuk kita persiapkan generasi muda yang jago berbahasa Inggris sedini mungkin,"bebernya.
Dan pada tahun 2027 yang akan datang pelajaran bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di sekolah SD dan SMP.
Harapannya, semoga kedepannya kegiatan seperti akan melahirkan generasi muda yang siap menghadapi dunia kerja dan untuk melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi kedepan.
Karena untuk melanjutkan kejenjang pendidikan setingkat Kuliah bagi yang hendak mengambil kesempatan melalui jalur beasiswa LPDP maka nilai TOEFL nya harus bagus dan ini salah satu maksud dan tujuan kita adakan kegiatan ini untuk kemudahan anak-anak meraih mimpinya kedepannya.
"Terkait kegiatan Bimtek English Learning Room kita hari ini, tidak ada paksaan dari kami di dinas untuk sekolah agar mengikuti kegiatan ini silahkan bagi sekolah yang mau saja, tidak ada paksaan,"tegas Najib.
"Sementara itu, Ketua MKKS SMP Kabupaten Lombok Utara H. Ahmad Munadi, M.Pd. menyambut positif hal ini sebagai wadah yang harus di dukung oleh semua pihak karena disamping memiliki niatan yang mulia juga sesuai dengan regulasi yang ada, jadi tidak ada masalah terkait dengan persoalan regulasi dalam penggunaan anggaran BOS karena ini peruntukannya untuk peserta didik kita, dan Juknisnya memperbolehkan hal itu,"pungkasnya.
Dan pada intinya media pembelajaran itu semuanya bagus karena ada metode metode yang bagus dalam mempermudah proses pemahaman terhadap pembelajaran itu sendiri.

0 Komentar