SPACE IKLAN

header ads

Penambang Tewas Tertimbun Reruntuhan Lubang Emas di Sekotong, Dievakuasi dari Kedalaman 7 Meter

Foto. Istimewa.

Laporan: ll
Kamis, 17 April 2026

WARTABUMIGORA.ID|LOMBOK BARAT – Peristiwa tragis terjadi di Dusun Pondok Teres, Desa Persiapan Blongas, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Kamis (17/4/2026). 

Seorang warga bernama H. Nasir dilaporkan meninggal dunia setelah tertimbun reruntuhan lubang tambang emas tradisional.

Korban diketahui berasal dari Dusun Sauh, Desa Persiapan Blongas, Kecamatan Sekotong. Saat kejadian, korban sedang berada di dalam lubang tambang dengan kedalaman sekitar 7 meter.

Diduga, kondisi tanah yang labil menyebabkan dinding lubang tiba-tiba ambruk dan menimbun korban di dalamnya.
Lokasi kejadian berada di kawasan perbukitan yang dikenal sebagai area tambang rakyat di Desa Buwun Mas.

Aktivitas penambangan emas tradisional di wilayah ini memang cukup marak, meski memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan para penambang.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan upaya evakuasi secara manual. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena kondisi lubang yang sempit, dalam, serta berisiko longsor susulan.

Dengan peralatan seadanya, warga secara gotong royong mengevakuasi korban. Jenazah H. Nasir akhirnya berhasil diangkat menggunakan tali dari dalam lubang tambang sedalam 7 meter tersebut.

“Lubangnya sempit dan cukup dalam, jadi warga terpaksa menggunakan tali untuk mengangkat korban ke atas,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian. Ujar salah satu warga.


Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Sauh untuk disemayamkan.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penyebab pasti runtuhnya lubang tambang tersebut. 

Aktivitas tambang emas tradisional di wilayah Sekotong sendiri dikenal memiliki tingkat risiko tinggi, terutama akibat minimnya standar keselamatan dan kondisi tanah yang tidak stabil.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan bahaya besar di balik aktivitas pertambangan tradisional tanpa sistem keamanan yang memadai.


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar