WARTABUMIGORA.ID | BIMA – Kondisi SMP Negeri 1 Parado yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta No. 01, Kecamatan Parado, Kabupaten Bima, menjadi sorotan masyarakat. Sekolah dengan jumlah siswa lebih dari 200 orang tersebut dinilai kurang terawat, meskipun kepala sekolah telah menjabat sejak tahun 2023 hingga sekarang.
Berdasarkan pantauan WARTABUMIGORA.ID di lokasi pada Selasa (14/04/2026), terlihat sejumlah bagian lingkungan sekolah yang kurang tertata. Halaman sekolah tampak tidak terurus dengan baik, sementara beberapa bangunan dan fasilitas pendukung lainnya terlihat membutuhkan perhatian serius.
Salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut. Ia menilai, dengan jumlah siswa yang cukup banyak serta adanya sumber pendanaan seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS), pihak sekolah seharusnya dapat lebih maksimal dalam melakukan perawatan.
“Kalau melihat kondisi seperti ini, sangat disayangkan. Padahal dana BOS itu ada, seharusnya bisa digunakan untuk perawatan sekolah agar lebih nyaman bagi anak-anak,” ujarnya.
Menurutnya, lingkungan sekolah yang kurang terawat berpotensi berdampak pada kenyamanan serta kualitas proses belajar mengajar. Ia menegaskan bahwa kebersihan dan kerapian lingkungan sekolah merupakan faktor penting dalam mendukung semangat belajar siswa.
“Lingkungan yang bersih dan rapi itu penting. Kalau sekolah terlihat tidak terurus, tentu bisa memengaruhi semangat belajar siswa,” tambahnya.
Warga juga berharap pihak sekolah dapat memberikan penjelasan secara terbuka terkait pengelolaan anggaran, khususnya dana BOS. Transparansi dinilai penting agar tidak menimbulkan pertanyaan maupun spekulasi di tengah masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala SMP Negeri 1 Parado, Annis, S.S., menyampaikan bahwa pihaknya telah merencanakan sejumlah langkah perbaikan. Ia mengaku saat ini sedang mempersiapkan penataan lingkungan sekolah, termasuk pembangunan taman di bagian depan.
“Kami akan menata sekolah ini semaksimal mungkin. Saat ini sudah ada persiapan kayu jati sekitar 1 kubik untuk pembuatan taman di depan halaman sekolah,” jelasnya.
Ia menambahkan, upaya pembenahan akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran yang tersedia. Pihak sekolah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kenyamanan lingkungan demi mendukung proses belajar mengajar yang lebih baik.
Dengan adanya sorotan dari masyarakat ini, diharapkan SMP Negeri 1 Parado dapat segera melakukan pembenahan secara menyeluruh serta meningkatkan transparansi dalam pengelolaan anggaran, sehingga tercipta lingkungan sekolah yang lebih layak, bersih, dan nyaman bagi para siswa.

0 Komentar