SPACE IKLAN

header ads

Polemik Wartawan dan Pihak Sekolah Berakhir Islah, Dua Kepala Sekolah Sampaikan Permintaan Maaf

Foto. Istimewa.

Laporan: Ipul
Kamis, 17 September 2026.

WARTABUMIGORA.ID | BIMA — Polemik antara sejumlah wartawan dengan pihak sekolah terkait pemberitaan program rehabilitasi TK di Desa Teta, Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima, akhirnya berakhir damai. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut melalui mediasi dan islah yang berlangsung di Aula Dikpora Kecamatan Bima, Kamis (17/9/2026).

Pertemuan tersebut mempertemukan Ipul Timur dari Wartabumigora.id, Marwan dari Sergap, serta Teguh alias Bargo dari Javanews dengan Kepala TK Oi Malau, Kepala TK Oi Nita, dan konsultan rehabilitasi, Kurniawan.

Dalam proses mediasi, kedua kepala sekolah bersama konsultan menyampaikan permintaan maaf atas ucapan maupun tindakan yang terjadi pada Sabtu (12/9/2026).

Mereka mengakui bahwa kejadian tersebut merupakan kekhilafan dan berharap persoalan yang terjadi tidak berlanjut.

“Apa yang kami lakukan dan ucapan kami kemarin merupakan kekhilafan. Kami meminta maaf,” ujar mereka dalam proses islah.

Kasi PAUD Dikpora Kabupaten Bima, Mawardin, S.Pd.I., menegaskan pentingnya menghargai keberadaan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Menurutnya, wartawan memiliki peran sebagai kontrol sosial dan merupakan bagian dari mitra pemerintah maupun lembaga pendidikan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Kehadiran wartawan harus dihargai karena wartawan merupakan kontrol sosial. Wartawan, kepala sekolah dan konsultan adalah mitra kita,” tegas Mawardin.

Ia berharap kesepakatan damai tersebut menjadi momentum untuk memperbaiki hubungan dan membangun komunikasi yang lebih baik antara wartawan, pihak sekolah, dan konsultan.

Dengan tercapainya islah, seluruh pihak sepakat mengakhiri persoalan tersebut secara kekeluargaan dan kembali menjalankan tugas masing-masing secara profesional, dengan mengedepankan komunikasi, etika, serta sikap saling menghargai.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar