SPACE IKLAN

header ads

Warga Sandue Diduga Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Setinggi 30 Meter

Foto. Istimewa.

Laporan: Ipul
Kamis, 17 September 2026.

WARTABUMIGORA.ID | BIMA — Unit Intelkam bersama personel Polsek Sanggar, Polres Bima, Polda NTB, membantu proses evakuasi seorang warga Desa Sandue, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, yang ditemukan meninggal dunia dan diduga akibat terjatuh dari pohon kelapa.

Korban berinisial F (22), warga Desa Sandue. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 12.00 Wita di So Doro Sandue, Dusun La Gaga, Desa Sandue, Kecamatan Sanggar.

Berdasarkan keterangan saksi, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh dua warga yang sedang mencari kelapa di sekitar lokasi kejadian.

Keduanya tiba-tiba melihat sosok tubuh tergeletak. Setelah diperiksa lebih dekat, warga tersebut mengetahui bahwa sosok yang ditemukan merupakan F, warga Desa Sandue. Kondisi korban ditemukan dengan tangan dan kaki mengalami patah.

Kedua saksi kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan pihak keluarga korban.

Mendapat informasi tersebut, Kapolsek Sanggar Iptu Zuhdar memerintahkan Kanit Intelkam bersama sejumlah personel untuk mendatangi lokasi dan membantu proses evakuasi.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit, ayah kandung korban bersama keluarga dan personel Polsek Sanggar tiba di lokasi. Proses evakuasi kemudian dilakukan secara bersama-sama.

Lokasi kejadian yang cukup jauh dan tidak dapat dijangkau kendaraan roda empat membuat proses evakuasi harus dilakukan secara manual. Jenazah korban ditandu menggunakan peralatan seadanya oleh warga hingga mencapai lokasi yang dapat dilalui kendaraan.

Selanjutnya, jenazah dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Sanggar.

Berdasarkan pemeriksaan medis, korban diduga meninggal dunia akibat terjatuh dari pohon kelapa yang diperkirakan memiliki ketinggian sekitar 30 meter.

Sejumlah warga juga menyebut korban memiliki riwayat penyakit epilepsi atau yang dalam istilah lokal disebut “ayam”. Namun, informasi tersebut merupakan keterangan warga.

Kapolres Bima AKBP Muhammad Anton Bhayangkara Gaisar, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Sanggar Iptu Zuhdar, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban.

“Kami atas nama pribadi dan institusi menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas kepergian almarhum. Semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT,” ujar Kapolres sebagaimana disampaikan melalui Kapolsek Sanggar.

Pihak keluarga korban disebut menolak dilakukan visum lanjutan maupun autopsi karena telah mengikhlaskan kepergian korban dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah.

Pasca-kejadian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Sanggar dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar