WARTABUMIGORA.ID| LOMBOK UTARA — Sebuah harapan baru hadir bagi Jepri, warga Dusun Terengan Tengak, Desa Pemenang Timur. Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (KLU) bersama BAZNAS Lombok Utara resmi memulai pembangunan rumah layak huni melalui program Jumat Bedah Rumah (Jubah), Jumat (21/11/2025).
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Lombok Utara, Dr. H. Najmul Akhyar, didampingi Wakil Bupati Kusmalahadi Syamsuri serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat. Kehadiran mereka menjadi simbol kuat komitmen pemerintah dalam menyediakan hunian yang lebih manusiawi bagi warga kurang mampu.
Dalam sambutannya, Bupati Najmul Akhyar menegaskan bahwa program Jubah merupakan salah satu ikhtiar strategis Pemda untuk mengurangi jumlah masyarakat yang belum memiliki rumah layak huni.
“Melalui program ini, masyarakat yang tidak memiliki rumah layak huni bisa terentaskan dan mendapatkan tempat tinggal yang layak,” ujar Najmul.
Ia mengungkapkan, banyak warga masih menunggu bantuan serupa, namun di sisi lain tidak sedikit pula dermawan yang siap bergotong royong membantu. Hal ini dinilainya sebagai kekuatan sosial masyarakat Lombok Utara.
Bupati juga menceritakan bahwa kondisi rumah Jepri pertama kali ia ketahui melalui sebuah pesan WhatsApp dari warga.
“Saya di-WA oleh salah satu masyarakat, lalu kita tindak lanjuti. Tidak ada birokrasi berbelit-belit. Selama warganya memang membutuhkan, kita prioritaskan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Lombok Utara, Selamet Riadi, memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah menyisihkan rezeki untuk membantu warga kurang mampu.
“Ini adalah kerja bersama untuk mewujudkan cita-cita pengentasan kemiskinan di Lombok Utara,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi hunian merupakan salah satu indikator kemiskinan. Karena itu, program seperti Jubah memegang peranan penting dalam memperbaiki kualitas hidup masyarakat.
Melalui sinergi Pemda KLU, BAZNAS, dan para dermawan, diharapkan semakin banyak warga kurang mampu yang dapat keluar dari kondisi hunian tidak layak dan memiliki rumah yang lebih sehat serta bermartabat.

0 Komentar